Kehidupan ini
tersisih dari segala
ketandusan dan kerinduan
yang tinggal cuma kenangan
kerisauan suara hati di dalam
bagai tenat yang tidak dapat diubati.
Lelagu puisi
masih juga bepuput
melewati jendela angin malam
bersama gugusan air mata resah
hasil keperitan hidup luka parah
dari seorang anak muda yang kecewa.
diserang satu penyakit yang berpanjangan.
Oleh ; Nurimanja,
Tempat lahirku Di Perak.
29/12/1977.




