Penantian,
sesungguhnya
Kau sering menyeksaku
Di ruang waktu di benak sepi.
Penantian,
Sesungguhnya
Kau cuma penjara bagiku
Mempegadaikan usia remaja
Penantian
Sesungguhnya
Sampai bilakah aku begini
Membunuh remaja sebelum tua
Oleh: Nurimanja,
Halaman Mahsuri,
Bayan Baru,
24hb, june, 1986
