Mama,
Rinduku kian cemas
Bila berada di batas pepisahan
Aku sering menjadi pencatat mimpi
Untuk mengubat rinduku yang kian tenat.
Mama.
Rinduku kian cemas
Bagai menanti hari kematian
Aku yang terbuag dilengkaran sepi
Kian parah bila denyut nadi hamper berhenti.
Oleh : Nurimanja,Rajang, Sarikei, Srawak
26hb, September, 1981. Quertes Guru
