Begitulah keadaanya,
bila terlalu jauh mengambara
merentas hutan onak duri belantara,
hidup mendaki gunung bukit lurah dan paya
berbagai kerenah keanihan tidak pernahaku lihat
bagai tidak ada sutupun yang ada di benak manusia,
Tiba-tiba kembaraku,
langkah ini terpaksa terhenti
bagaikan perjalananku telah habis,
aku berada di tempat tinggi di tepi tebing
pada paras dada awan di bawah pepohonan hijau
bagai tiada lagi tempat yang kakiku boleh melangkah,
Perjalanaku terhenti,
aku terdengar suara berkata
kau telah sampai di hujung dunia,
terasa gusar gundah dan cemas melihatnya
segera aku berundur meninggalkan tempat ngeri
sebenarnya itulah sebuah mempi yang anih aku alami,
Oleh : Nurimanja,
catatan dalam mimpi ngeri,
lupa tarikh malam dan hari, tahun 2009
