Seorang tua yang dhaif,
Terpisah dari dunia kecintaanya
Sesekali kerinduannya berbunga kembali
Terasa akan belaiyan angin laut mencumbuinya
Mesra pada sendi dan tulang temulang tuanya
Lalu membangunkan segala urat-urat keras
Yang sekian lama tidak mngalirkan keringat
Seorang tua yang dhaif,
Terkenang sayu pada deruan ombak
Sesekali risau menilai tubuhnya yang surut
Bersama airmata perjuangan yang hampir pupus
Dicengkap perik derita sepanjang zaman mudanya
Laut kekasihnya yang tidak pernah membalas cinta
Masih ada lagikah matahari pagi esok buatnya
Untuk membilang usianya di hari-hari terakhir …….
Oleh; Nurimanja,
Pantai Belawai, Sarikei,
7hb, September, 1981.

