sajak pilihan warga Cr.
Rumah itu dari jauh terlihat
di rembang petang dingin
rapi sekali deretannya
ada tinggi bertingkat berbumbung
ada cuma bertiang batu sungai
namun semuanya sama tiang tetap dua
rumah bertiang dua tempat pengabdian akhir
sementara tunggunya hari itu
hari akhirnya dunia
bagaimana agaknya si penghuninya
adakah lena dengan amanbersama haruman bauan syurga
atau juga tengah kesakitan
berteman ular bisa tiada kita tahuhanya tuhan yang tahu
rumah bertiang dua
kutinggalkan penuh syahdu
berdetik rasa di hatinanti aku pasti ke sini
pasti jadi penghuninya
namun yang kurang pastiapakah nasibku nanti
aku mohon yang terbaik
bila aku sampai nanti
Oleh: Pak Ngah But
sajak pengajaran/24 September 2011 1:10 AM
salah seorang 16 pemenang bersama
