-sajak simbolik pada buih.
Perempuan seperti buih berseh
dari tepian sungai mesra alam
lahir dari hembusan alunan tenang.
lalu dia dibawa air arus mengalir
ke tengah kocakkan muara sungai
dan bertemu mesra dengan gelombang.
Hari ini dia hanyut lagi mengikut arus
hingga ketengah muara sungai luas
hamper diri dipecah gelombang badai.
sesampainya di laut dia lebih sengsara
terpaksa berhempas pulas melawan ombak
sering saja keadaan dijulang dan dilambung.
kehayutannya tidak mungkin kembali lagi
dia tahu akan kemusnahan dirinya nanti
pasti akan pecah dan punah ranah jadinya.
kini dia bersedia lagi dipukul ombak ganas
hanyut hingga ke tengah muara laut dalam
terapung dan terkatung mangsa kemusnahan.
Oleh: Nurimanja,
catatan sajak lagenda
biar tak bisa mengerti utk tapsir erti.
tanggal 30hb dua belas Sembilan belas tujuh dua.
