sajak pilihan ahli PB.
Perempuan
Engkau mewangi di laman berahi
Rias diri bukan tontonan
Edah usia usah persiakan
Menyusuri likuan ombak hangat ganas
Pintal lah benak akalmu faedah
Usah alpa menongkah mulusnya arus
Asah peribadi kental sikap sifat
Nescaya insan duniawi kan terpikat
Puaskah jika sekuntum bunga
Engkau lambakkan
Raja menyantap engkau relakan
Esok lembut wajah mu bertukar muram
Miskin raga mu di hari mendatang
Perih bibir mu tertosok sembilu
Uncang jiwa mu kosong pedoman
Anting emas mu berlagu sendu
Nanti diri sendiri bersalut malu
Perempuan
Enak mimpi jangan permainkan
Resah dada mu bergumpal dendam
Engkau dipuja cuma pujukan
Milik diri jadi tebusan
Pusakai lah iman serta kesyukuran
Upih riwayat mu takkan bergoncang
Anbia dan Nabi jadi sandaran
Nyata jalan mu bersuluh terang
OLEH: ENCIK SANUSI RUSTAM
saya ketua penjaga blog disini maaf klu x keberatan
sy dan istei sy pun ingin menyumbang sajak 2010 Disember 29 16:09
terbit semula tanggal 7/02/2211.
Engkau mewangi di laman berahi
Rias diri bukan tontonan
Edah usia usah persiakan
Menyusuri likuan ombak hangat ganas
Pintal lah benak akalmu faedah
Usah alpa menongkah mulusnya arus
Asah peribadi kental sikap sifat
Nescaya insan duniawi kan terpikat
Puaskah jika sekuntum bunga
Engkau lambakkan
Raja menyantap engkau relakan
Esok lembut wajah mu bertukar muram
Miskin raga mu di hari mendatang
Perih bibir mu tertosok sembilu
Uncang jiwa mu kosong pedoman
Anting emas mu berlagu sendu
Nanti diri sendiri bersalut malu
Perempuan
Enak mimpi jangan permainkan
Resah dada mu bergumpal dendam
Engkau dipuja cuma pujukan
Milik diri jadi tebusan
Pusakai lah iman serta kesyukuran
Upih riwayat mu takkan bergoncang
Anbia dan Nabi jadi sandaran
Nyata jalan mu bersuluh terang
OLEH: ENCIK SANUSI RUSTAM
saya ketua penjaga blog disini maaf klu x keberatan
sy dan istei sy pun ingin menyumbang sajak 2010 Disember 29 16:09
terbit semula tanggal 7/02/2211.
