Biar pun bertahun kita kembara
memburu cita dibatas perpisahan
titik sejarah tidak mungkin terhapus
pada sebuah kasih yang terpalit di hati
Bertapalah kota Ipoh dan kota Mutiara
tiada sehebat Gertak Sangul yang sepi
kerana lahir dari sebuah kemesraan
yang sering berkocak dibenak hati kini.
Aku tetap berdoa pada tiap langkahmu
agar tuhan merestui sebuah pengertian
yang kukira dan kuharap sepenuhnya
bagi menghukum batas-batas perpisahan ini.
Kini kembaraku masih dalam penantian
mengharap sesuatu dari tiada terucap
maka selama itulah aku terus menanti
dari lontaran suara hatimu.
Oleh : Nurimanja,
1/8/1975.
Bagan Serai , PERAK.
