Sabtu, 24 Mac 2012

SEORANG LELAKI BERSURA GARAU



Penilaian sebenar bukan pada suara
Atau pemujaan sebagai penyanyi
Tetapi pada gaya budi pekerti dan nilai keimanan
Dan ketaqkuaannya pada Ilahi.

Jka kau menyanyi untuk dunia ini
Nescaya kau dapatlah pemujaan di dunia sahaja
Di akhirat anti kau tidak ada apa-apa lagi
Kerana pemujian telah diberi

Tetapi jika kau Bernyanyi kerana Allah
berdakwah penuh keinsafan dan kesedaran
Allah akan menilai sepenuhnya dengan pahala
 Sebagai da’i dimuka bumi ini.

 
Oleh: Nurimanja,
Catatan Pagi hari. Jam 530 pagi
21 Mac. 2912.



30 ulasan:

  1. Ulasan Rengkas!


    Sajak en nuri ini mungkin menyentuh
    tentang penyanyi lagu2 nasyib agaknya?

    Jika ada suara yang baik jangan bernyanyi minta dipuji dipuja atau pun disanjung dari orang yang mendengarnya di dunia ini. jika trasa riak, dakwah kita kurang pahalanya. cuma sekadar dapat didunia sahaja....


    Qalam Mutiara.

    BalasPadam
  2. ERPEN BERTAJUK : MENCARI KETENANGAN OLEH: NURIMANJA BROWN GARDEN. GELUGUR, PULAU PINANG.

    Siri ke 7

    AKU betambah terharu dan tidak mengerti, seketika kemudian aku melihat dia menangis pula, tersedu-sedu nampaknya. Aku bertambah gelisah dibuatnya. Apa yang dapat aku nilai daripada gaya dan pakaiannya dia munkin anak orang yang berada.

    “Kenapa menangis? Apa pula bezanya?” Soalku, ingin tahu daripadanya.

    “Di rumah saya tidak ada rasa ketenangan. mama dan papa saya sebuk dengan tugas masing-masing, sehingga saya tiada ruang untuk bersama mereka,bapa dengan hasil perniagaannya, mama pula dengan tugas kemasyarakatannya.” Di pipinya mengalir air jernih.Hatiku kian bertambah terharu.

    “Kenapa saudari, Emm Maaf kenapa cik Nur berkata begitu?” Soalku lagi ingin mengetahui. latar belakang kehidup daripada keluarganya.

    “Mama dan Papa mengaku kami ini orang Islam, tetapi budaya kami tidak langsung ada ciri budaya terpimpin ke arah keluarga beragama Islam, malah kata mama dan papa Agama yang kami anuti ini boleh membawa ketenangan dan kesejahteraan di dunia dan akhirat, tetapi saya tidak pernah merasai ketenangan itu.” Dia menangis lagi, airmatanya semakin banyak mengalir ke pipi.

    Aku berastagfar beberapa kali dan menggeleng-gelengkan kepala tanda sedih dan bersimpati kepadanya. Dalam hatiku berbagai andaian datang bermain di benak hatiku, malah mengambarkan dan menceritakan sesuatu yang buruk berlaku.

    Sesekali hatiku pun tersentak: Betapalah pengaruh harta dan kekayaan sering membuat manusia itu lupa pada agamanya, jauh sekali untuk membawa diri beriman dan bertaqwa kepada Allah yang maha esa.

    “Saudara, Emmm, Jalil. Tolong jangan hantar saya pulang ke rumah. Saya ingin tinggal di sini. Saya ingin mncari ketenangan. Saya kekurangan ilmu keagamaan, saya Cuma dapat belajar sadikit sahaja sewaku di sekolah endah dahulu..” Kata-katanya terhenti.

    Bersambung siri 8.

    BalasPadam
  3. SELUBUNG LUKA

    Semoga luka-luka ini cepat pudar
    rasa perih cepat reda agar wajahini
    terasa bersih menatapMu
    pada warna senja di ujung langit
    kutitip selembar luas mendung
    pernah kulukis dengan tinta hitam
    Suram bagai melekat dipepohon
    patah dahan daun dari ranting
    seperti pekatnya cairan malam
    menitis pada kain membentuk gambar
    rumit bercorak senja yungu
    bagaimana bisa menempa warna-warni
    sedang tinta itu terlalu pekat

    AYu Manja
    sajak keinsafan

    BalasPadam
  4. ALUNAN KISAHKU

    alunan kisahku mengalir deras,
    memaksa perih tak bertepi..
    syahduku seperti dulu
    mulai tak terdengar
    entah terbawa arus kenistaan
    mungkin mati terkikis pasir menderu
    titik embun mulai mengering
    tidak lagi untuk dipuja..
    apakah aku tidak lagi seperti itu?
    begitu aku kaku dan rapuh,
    terbias bayang malam berputar pagi,
    terperangkap dalam terhanyut
    seperti sampan tak bertuan

    Mentari Senja
    sajak simbolik kehidupan

    BalasPadam
  5. WAKTU BERPIHAK

    Aku sama sekali tidak faham,
    Kepada siapa waktu berpihak…..
    Tapi tak perlu catat apapun
    Karena memang waktu
    menjadi milik semesta….
    Kemudian pada halaman buku
    aku lipat setengah
    Sebuah kata aku tebalkan
    pada dua tanda
    sekali tak mewakili di mana-mana
    sebab hanya perlu sebuah jawaban
    seperti kehilangan setengah waktu
    Semesta kata cuma duka cita !
    ketika peluru pertama meledak,
    tiada lagi hari esok untuk kita

    Penglipur Lara
    sajak perjuangan sinis

    BalasPadam
  6. SEPUTAR BIASA

    Mungkin ini hanya seputar biasa
    Tapi bedebah itu menikmatinya
    Bukan hanya bercerita
    tetapi ia hanya tertawa
    tanpa hati rasa gelisah
    Ke mana semua ini akan kubawa
    Seketika teringat kata tok guru
    tapi sial jika aku mengikutnya
    Seperti terperangkap
    di kandang sendiri
    Tapi tubuh ini begitu ingin menari
    Selagi dapat membuat mereka iri
    Berkaca berdecak kagum sendiri
    Tapi juga mengasihani diri

    Satria Juragan
    sajak dari ayahanda sy.. sbb sy xde ilham lagi nak buat sajak jalal hari2 hntr emel paksa sy hntr sajak sbb nnt qalam sumpah sy sbb tu sy minta bantuan ayahanda sy "pak ngah but"

    BalasPadam
  7. ANAK KECIL MENCARI SUARANYA

    Anak kecil itu mencari suaranya.
    Dalam setetes air untuk
    dipakai dalam bicaraanya nanti
    tapi suaranya masih tak dijumpai
    ehingga kesunyian mengejeknya
    Dalam setetes air anak kecil itu
    terpenjara jauh di dasar sana
    Tersembunyi dalam semak berdekatan

    Pangeran Pertawa
    sajak simbolik

    BalasPadam
  8. BERDALIH DALAM KESENYAPAN

    Kini bintang di lingkungan matahari
    Dalam hujan dan gelap malam
    Mengelilingi matahari
    penud di dalam lingkaran
    menguburkan berjuta kepercayaan
    kini hanya tinggal rembulan
    masih tetap berdalih
    ketika semakin larut
    terbenam kesenyapan

    Irham Kesuma
    sajak sinis

    BalasPadam
  9. DEK KAPAL

    debur ombak pecah di dek kapal
    menggelegar memecah hening malam
    hitam menyelubungi diri
    seakan mengundangbintang bertandang
    memberi petunjuk pada haluan kapal
    tapi kedatangan bintang
    hanya sekadar bertanya khabar
    tapi ia terjadi perbualan
    antara tawa dan hening
    berbaring beratapkan langit
    membisikkan kepada bulan
    yang kini berada di balik awan

    Syah Inderapura
    sajak sinis

    BalasPadam
  10. KEKUASAN MENTARI

    Senja menebarkan kebiruan angkasa
    Memunculkan sebuah keindahan baru
    membuat awan berbisik
    membicarakan hari yang mendatang
    kekuasaan mentari berkuasa sendiri
    hari itu dengan sinar panasnya
    Mengalahkan dan menenggelamkannya
    membuat ia hanya menjadi
    Kenangan buruk di hari itu

    Hafiz Zikrillah
    sajak dari tok guru sy dimadrasah ni sy pun tak pasti sajak dia ni psl apa?

    BalasPadam
  11. 73. Ayu Manja berkata...

    SELUBUNG LUKA (8)

    Semoga luka-luka ini cepat pudar
    rasa perih cepat reda agar wajah ini
    terasa bersih menatapMu
    pada warna senja di ujung langit
    kutitip selembar luas mendung
    pernah kulukis dengan tinta hitam
    Suram bagai melekat dipepohon
    patah dahan daun dari ranting
    seperti pekatnya cairan malam
    menitis pada kain membentuk gambar
    rumit bercorak senja ungu
    bagaimana bisa menempa warna-warni
    sedang tinta itu terlalu pekat

    Oleh: Ayu Manja
    sajak keinsafan/28 Mac 2012 3:46 PTG

    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD

    Sdr Ayu Manja wakil tunggal wanita yang layak ke pusingan akhir dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: SELUBUNG DUKA Tema keinsafan katanya walaupun nampak semacam jiwa2 Pengucapannya bersahaja, tapi pada ungapan akhir atau penutupnya sedikit rasa meragukan. Maksudnya semacam ingin membersih diri dari kesilapan dengan rasa keinsafan ingin kembali mengadapMu tuhan memohon keampunan dengan apa yang telah berlaku .Layak diberi kedudukan tempat ke lapan daripada lapan orang peserta yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (8)

    BalasPadam
  12. 74. Mentari Senja berkata...

    ALUNAN KISAHKU (7)

    alunan kisahku mengalir deras,
    memaksa perih tak bertepi..
    syahduku seperti dulu
    mulai tak terdengar
    entah terbawa arus kenistaan
    mungkin mati terkikis pasir menderu
    titik embun mulai mengering
    tidak lagi untuk dipuja..
    apakah aku tidak lagi seperti itu?
    begitu aku kaku dan rapuh,
    terbias bayang malam berputar pagi,
    terperangkap dalam terhanyut
    seperti sampan tak bertuan

    Oleh: Mentari Senja
    sajak simbolik kehidupan/28 Mac 2012 3:47 PTG

    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD


    Sdra.Mentari Senja layak juga ke pusingan akhir dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: ALUNAN KASIHKU Tema simbolik kehidupan nampaknya Pengucapannya bersahaja dan boleh diterima cuma ungapannya perlu diperbaiki sadikit Maksudnya mengambarkan soal peribari atau diri sendiri dengan asam garam kehidupan .Layak diberi kedudukan tempat ke tujuh daripada lapan orang peserta yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (7)

    BalasPadam
  13. 75. Penglipur Lara berkata...

    WAKTU BERPIHAK (5)

    Aku sama sekali tidak faham,
    Kepada siapa waktu berpihak…..
    Tapi tak perlu catat apapun
    Karena memang waktu
    menjadi milik semesta….
    Kemudian pada halaman buku
    aku lipat setengah
    Sebuah kata aku tebalkan
    pada dua tanda
    sekali tak mewakili di mana-mana
    sebab hanya perlu sebuah jawaban
    seperti kehilangan setengah waktu
    Semesta kata cuma duka cita !
    ketika peluru pertama meledak,
    tiada lagi hari esok untuk kita

    Oleh: Penglipur Lara
    sajak perjuangan sinis/28 Mac 2012 3:48 PTG

    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD

    Sdra.Penglipor Lara ke pusingan akhir dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: WAKTU BERPIHAK Tema perjuangan sinis nampaknya Pengucapannya bersahaja dan boleh diterima ada artinya tersendirit Maksudnya mengambarkan diri yang memilih jalan tengah tidak memihak pada sesiapa melainkan tunggu harei pembalasan sahaja. .Layak diberi kdudukan tempat ke lima daripada lapan orang yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (5)

    BalasPadam
  14. 76. Satria Juragan berkata...

    SEPUTAR BIASA (4)

    Mungkin ini hanya seputar biasa
    Tapi bedebah itu menikmatinya
    Bukan hanya bercerita
    tetapi ia hanya tertawa
    tanpa hati rasa gelisah
    Ke mana semua ini akan kubawa
    Seketika teringat kata tok guru
    tapi sial jika aku mengikutnya
    Seperti terperangkap di kandang sendiri
    Tapi tubuh ini begitu ingin mencari
    Selagi dapat membuat mereka iri hati
    Berkaca berdecak kagum sendiri
    Tapi juga mengasihani diri

    Satria Juragan
    sajak dari ayahanda sy.. sbb sy xde ilham lagi nak buat sajak jalal hari2 hntr emel paksa sy hntr sajak sbb nnt qalam sumpah sy sbb tu sy minta bantuan ayahanda sy "pak ngah but"/28 Mac 2012 3:50 PTG

    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD

    Sdra.Satria Juragan ke pusingan akhir bersama sajak bantuan dari ayahndanya. Pak Ngah But dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: SEPUTAR BIASA Tema emacam simbolik kehidupan nampaknya Pengucapannya bersahaja dan boleh diterima cuma ungapannya perlu diperbaiki lagi Maksudnya mengambarkan soal kecelaruan dan keraguan melihat asam garam kehidupan hari ini .Layak diberi keduduakn tempat ke empat darpada lapan orang yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (4)

    BalasPadam
  15. 77. Pangeran Pertawa berkata...

    ANAK KECIL MENCARI SUARANYA (6)

    Anak kecil itu mencari suaranya.
    Dalam setetes air untuk
    dipakai dalam bicaraanya nanti
    tapi suaranya masih tak dijumpai
    sehingga kesunyian mengejeknya
    Dalam setetes air anak kecil itu
    terpenjara jauh di dasar sana
    Tersembunyi dalam semak berdekatan

    Oleh: Pangeran Pertawa
    sajak simbolik/28 Mac 2012 3:50 PTG

    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD

    Sdra.Pengeran Pertawa layak turut juga ke pusingan akhir dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: ANAK KECIL MENCAEI SUREANYA Tema simbolik kehidupan nampaknya Pengucapannya bersahaja dan penuh simbolik ada arti yang sukar ditangkap Maksudnya ada sesuatu yang ingin dicari tetapi belum dapat wahal benda itu tidak jauh dari kedudukakannya. Cma andaian. .Layak diberi kedudukan tempat ke enam darpada lapan orang yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (6)

    BalasPadam
  16. 78. Irham Kesuma berkata...

    BERDALIH DALAM KESENYAPAN (1)

    Kini bintang di lingkungan matahari
    Dalam hujan dan gelap malam
    Mengelilingi matahari
    penuh di dalam lingkaran
    menguburkan berjuta kepercayaan
    kini hanya tinggal rembulan
    masih tetap berdalih dan kabur
    ketika semakin larut dihujung sepi
    dan terbenam dalam kesenyapan

    Oleh: Irham Kesuma
    sajak sinis/28 Mac 2012 3:51 PTG
    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD

    Sdra. Irham Kesma layak ke pusingan akhir dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: ALUBERDALIH DALAM KESENYAPAN.Tema sinis simbolik berbau politik nampaknya Pengucapannya bersahaja dan boleh diterima punya artinya yang tersendiri. Maksudnya mengambarkan kekalutan politik tanah air dini hari mencari pengaruh untuk PRU13.dalam usaha merebut kuasa berbagai cara licik akan dilaksanakan. Layak diberi kedudukan untuk tempat PERTAMA daripada lapan orang peserta yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (1)

    BalasPadam
  17. 79. Syah Inderapura berkata...

    DEK KAPAL (2)

    debur ombak pecah di dek kapal
    menggelegar memecah hening malam
    hitam menyelubungi diri sendiri
    seakan mengundang bintang bertandang
    memberi petunjuk pada haluan kapal
    tapi kedatangan bintang
    hanya sekadar bertanya khabar
    tapi ia terjadi perbualan
    antara tawa dan hening
    berbaring beratapkan langit
    membisikkan kepada bulan
    yang kini berada di balik awan

    Oleh: Syah Inderapura
    sajak sinis/28 Mac 2012 3:53 PTG

    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD

    Sdra.Syah Inderapura layak ke pusingan akhir dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: DEK KAPAL Tema sinis simbolik politik nampaknya Pengucapannya bersahaja dan boleh diterima cuma ungapannya perlu diperbaiki agar lebih mnyakinkan. Maksudnya semacam ada gerakan gelombang senyap anatara awan bulan dan bintang hendak menjatuhkan mentari.Apa pun kita lihat kemampuan mereka pada PRU13 nanti .Layak diberi kedudukan tempat ke dua daripada lapan orang peserta yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (2)

    BalasPadam
  18. Hafiz Zikrillah brkata ..

    KEKUASAN MENTARI (6)

    Senja menebarkan kebiruan angkasa
    Memunculkan sebuah keindahan baru
    membuat awan berbisik dengan bintang
    membicarakan hari yang mendatang
    kekuasaan mentari berkuasa sendiri
    hari –hari penuh dengan sinar panasnya
    Mengalahkan dan menenggelamkannya
    membuat ia hanya menjadi
    Kenangan buruk di hari itu

    Oleh: Hafiz Zikrillah
    sajak dari tok guru sy dimadrasah ni sy pun tak pasti sajak dia ni psl apa?/28 Mac 2012 3:55 PTG

    SAYEMBARA PUISI AKHIR MAC MENENTUKAN TEMPAT PETAMA HINGGA LAPAN

    MENANGKAP MAKSUD

    Sdra.Hafiz Zikrillah layak juga ke pusingan akhir dengan mengetengahkan sajaknya yang bertajuk: KEKUASAAN MENTARI Tema simbolik sinis politik nampaknya Pengucapannya bersahaja dan boleh diterima cuma ungapannya akhir perlu diperbaiki sadikit untuk lebih menyakinkan . Maksudnya mengambarkan soal dunia politik tanah air yang sanggup melakukan apa saja demi mencari pengaruh untuk mempetahankan kedudukan agenda tersendiri. ..Layak diberi kedudukan tempat ke enam daripada lapan orang peserta yang dicalunkan ke peringakat akhir.Tahniah!! (6)

    BalasPadam
  19. MEREKA YANG TERPILIH KEPUTUSAN KEDUDUKAN K E PUSINGAN AKHIR ADALAH MUTAMAT. SEBUAH LAPTOP DAN TUJUH ORANG SAGU HATI RM200

    1.Irham Kesuma
    2.Syah Inderapura
    3.Pengeran Pertawa
    4.Satria Juragan
    5.Penglipur Lara
    6.Hafiz Zikrullah
    7.Mentari Senja
    8.Ayu Manja

    Keputusan yang gua jumpa!

    BalasPadam
  20. 8 ORANG SEMUANYA

    Kedudukan tempat atau keputusan sayembara puisi blog citrarasa atau citranuri kali ini untuk februari 2012.


    1. Teksi Manaf
    2. Raja Muda
    3. Karim Ghani
    4. Roy Rahsid
    5. Haji Abkam
    6. Pak awang
    7. Guru Yahya
    8. Nahul Hidzar

    Hadiah tempat pertama laptop VOWANO dan 7 orang lagi mendapat wang RM300 seorang
    (Hadiah sumbangan ahli blog Cr. Datuk Hasbi)

    Ini yang ua jumpa!

    BalasPadam
  21. 8 ORANG KE PERINGKAT AKHIR SAYEMBARA PUISI JNUARI 2012. JUMLAH SAJAK KESEMUA 267 BUAH.

    1 Bos Kacak-P
    2 Doktor Hasmawi
    3 Jalal Rafzee@
    4 Mat Noh@
    5 Inspektor Halim@
    6 Abul Hassan@
    7 Penyair Agung
    8 Ustaz Mahfuz

    final kali ni cuma penyair agung dgn ustaz mahfuz yg pernah ke final yg lain2 baru pertama kali termasuk aku jgk

    CUMA 4 ORANG SAJA TERPILIH BAGI TEMPAT PERTAMA HINGGA KE EMPAT


    1 Inspektor Halim@
    -Aku bagaikan sehelai dedaun kering (1)

    2 Jalal Rafzee@
    -Bila kekaburan hinggap di pelupuk mata(2)

    3 Mat Noh@
    -Bila bintang mula bernyanyi(3)

    4 Abul Hassan@
    -Gelap pandangan(4)

    Ini saja keputsan yang gua jumpa
    tak ada lain lagi....

    BalasPadam
  22. 8 ORANG KE PERINGKAT AKHIR SAYEMBARA PUISI JNUARI 2012. JUMLAH SAJAK KESEMUA 267 BUAH.

    1 Bos Kacak-P
    2 Doktor Hasmawi
    3 Jalal Rafzee@
    4 Mat Noh@
    5 Inspektor Halim@
    6 Abul Hassan@
    7 Penyair Agung
    8 Ustaz Mahfuz

    Ini yang gua jumpa !

    BalasPadam
  23. sy dh susun peserta bulan 4 kali ni sy buat 8 kumpulan tgk dlu kalau ada lebih sy tambah lagi 8 kumpulan bgi ckup 16

    BalasPadam
  24. kena dera ke pmpuan tu>

    BalasPadam
  25. apa nama pmpuan tu?

    BalasPadam
  26. kenapa nk tinggal rumah jalil plak?

    BalasPadam
  27. aik! smpai lari dari rumah plak

    BalasPadam
  28. mak bapak dia thu x dia lari dari rumah?

    BalasPadam
  29. apa la pendek fikiran smpai lari dari rumah

    BalasPadam
  30. Okey!
    Hari ini lu boleh masuk sajak
    dalam ulasan

    Kalai boleh lu lepas sekali luar pi lagi senag. Bagi Qalam Ulas terus. tak payah tuggu gua lpas lagi.

    BalasPadam