Sabtu, 7 Januari 2012

28.TULISAN




 Sayembara puisi Cr ke final.


Sedikit waktu saat kumulai pergi
Ku titik seluruh tulisan
Karena aku tidak menutup mata
Hanya sekedar tinggalkan
tempat bermain jagalah
seluruh nyanyian tetap dimainkan
Jagalah seluruh tulisan
Dengan segenap hati
Karena itu adalah hiasan

 
Oleh: Zainal Arifin
sajak terkenang/21 November 2011 4:04 PTG




 

30 ulasan:

  1. SAYEMBARA PUISI CINTRANURI PUSINGAN KE 4 PEMENANG BULANAN 2011

    Sdra Zainal Arifin kali ini masih terlepas peluang lagi, kerana undi yang tidak menyebelahi nasibnya. Kali ini dengan sajak TULISAN. Pengucapannya pun agak samar dan kabur untuk ditangkap maksud, bagaimana untuk menerangkan pencertaannya? Tema masih sama terkenang kisah lama.Sekadar cuma andaian saja. Mungkin ada sesuatu yang hendak diwasiatkan pada pewaris agar jagalah harta kampong kelahiran tempat bermain , lagu yang dinyanyikan dan cerita atau buku yang dituliskan, kerana semuanya itu perhiasan harta warisan. Harap maaf cuma disini saja penyertaan anda terpaksa berhenti (TK)

    Qalam Mutiara.

    BalasPadam
  2. CERPEN BERTAJUK: PENGHIJRAH YANG PULANG OLEH: NURIMANJA.
    _____________________________________________________________________
    Siri 8

    DARI sikap kedegilan dan keangkuhan inilah menyembabkan hadi ditimpa musibah. Hamper lebih dua bulan dia terlantar di rumah sakit umum. Tiada teman dan tiada sanak saudara yang datang menziarahinya , kerana dia berasa malu tidak dibenarkan berita kesakitannya itu diberitahu pada sesiapa, malaikan Madian seorang sahaja.

    Dari penyesalan inilah Hadi baru mengenal diri dan menyesali akan segala keangkuhan dan kejahatannya yang lalu. Dahulu dia berlagak bagaikan Casanova, ganas, rangkus, sering memburu kupu-kupu malam untuk bermesra dan bercengkarama.

    Malam minggu dia seringkali menghilangkan diri . Nasihat Madian tidak diperdulinya
    lagi. Dia sering menyelinap di lorong-lorong sempit, tawar menawar, sering pula dia memperdaya gadis-gadis kilang yang tidak berdosa. Kini terimalah akibatnya bila sumpah seranah atau doa mereka telah dikabulkan Allah swt.

    Hadi merasa pinggangnya sakit bagai dicucuk-cucuk dengan jarum peniti, sesekali terasa pula seluruh tubuhnya bagai dicengkam rasa kebas tulang-tulang rusuknya amat ngilu. Ini mungkin terlalu lama duduk mengcangkung.

    Dia mengalih kedudukan untuk membetulkan saluruan darahnya tidak dapat berjalan dengan betul tadi. Hadi merasa lagi dadanya dengan jari-jari tangannya yang nampak kurus, masih juga panas dan membahang. Dia hairan sedangkan tubuhnya merasa sejuk kini.

    “Aku sakit lagi?” Bisik hati kecil Hadi. Dia merebahkan tubuhnya yang kian surut dan cengkung itu. Dulu dadanya yang bidang penuh berisi diminati ramai gadis dan kini telah pun mempamerkan sadikit tulang-tulang serangka yang kian menunjul.


    Hadi cuba memejamkan kedua kelopak matanya yang sudah kuyu dan cengkung itu. Dia melipatkan kedua belah tangannya ke atas dahi. Hadi menelentang, kakinya dijulurkan kehadapan, matanya sayu memandang kayu-kayu palang bumbung zin buruk dan reput itu. Saolah-olah rasa kengerian menyelubungi hidupnya.


    Hadi tidak dapat memejamkan matanya. Fikirannya kian kusut, kenapa sakitnya lambat untuk sembuh. Keinsafan mulai menyusup masuk dalam lengkaran hatinya. Dia mula merasai akan dosa-dosanya selama ini. Dia mula menduga inikah balasan tuhan agaknya. Dihempit akan dosa-dosa kepada ibunya yang selalu saja mengalah dengannya.



    BERSAMBUNG ESOK siri 9.

    BalasPadam
  3. HARU BIRU

    Di bulan itu hujan yang terlambat
    awan berkumpul gelap ketika
    semua hampir datang
    Hari mulai menjadi malam
    aku berlari setengah jalan
    terdengar ada yang menegurku
    Waktu telah berlalu terus berpacu
    Seolah semua terlihat indah
    tapi sungguh begitu mengharu biru

    Nabil QUldi
    sajak terkenang

    BalasPadam
  4. KASIH SEJATI

    Aku melihatmu tersipu malu
    Tenggelam di kolam ketidaksadaran
    Di pinggir kolam kita bercanda
    Kita bermesra ketika itu
    Aku belajar mengenalmu
    Belajar mengerti dirimu
    satu hati mengingatkan
    ku kembali tentang indah cinta suci
    tentang hangat kasih sejati.

    salam
    sajak jiwa2

    BalasPadam
  5. SESAL

    mungkin ramai menyangka aku
    adalah manusia bahagia
    mendapat kebahagiaan tak pernah
    ku rasakan dalam kehidupan ini
    tetapi sesungguhnya aku adalah manusia paling malang di dunia ini,
    merasakan pahit manisnya penyesalan
    sungguh aku melalui kehidupan ini takkan ada seorangpun sanggup menanggung penderitaan yang kualami
    siang dan malam kurasakan derita jiwa yang tak henti hentinya menghakimiku terhadap salahku
    tak henti terus mencambuk jiwa
    aku merasa sesalku tak pernah pergi
    sesalku takkan pernah hilang

    Vijay Kumar
    sajak saya sama jugak dengan mr tan
    rasa risau tak ada lagi orang tolong

    BalasPadam
  6. GERIMIS DI KEPALA

    ketika malam datang gerimis
    di kepala menggerayangi kulit
    yang kesepian juga di dalam
    kolam angan-angan
    seperti tanaman gelora tumbuh
    segar tersiram atau bergetar
    pada angin yang datang dan berlalu
    padahal semuanya hanya menguraikan
    gemuruh dada dengan telapak tangan
    jendela dibuka sebentuk teluk, beberapa perahu kecil
    di atas langit yang biru muda

    Ziarah Makrifat
    sajak simbolik

    BalasPadam
  7. SALIB

    berlinang air mata saya
    ketika terik matahari
    daun berguguran di halaman gereja
    pada hari itu mau hujan
    saya lukiskan tanda salib
    ketika berbisik kepada tuhan
    di bawah naungan bulu mata
    terdapat janji diuntai rapi
    oleh bibir yang merekah
    membentuk huruf kata bernama doa

    Apek Liew
    sajak wa buat sendiri ketika melawat gereja sama dengan anak wa di pulau pinang

    BalasPadam
  8. MERINDUI MATAHARI

    aku menggigil seperti ais
    meluncur di pembuluh darahku
    meski bulu selimut tebal ini
    membungkusku sampai mata kaki
    kerlip lampu dan langkah kaki-kaki
    meriah di bawah jalanan
    aku berhenti mencari hangat musik
    di tepi bayangan pohon plastik
    semacam ada dinding dingin beku
    negeri yang bukan rumahku
    kerana aku merindui matahari

    Lagenda Pulau
    sajak ketika melancong ke kanada ketika melawat adik lelaki yg berlajar disana

    BalasPadam
  9. TERPAKU

    Aku terpaku melihat burung
    penuhi udara bersama angin
    Tanganku hanya bisa melukis hujan.
    Degupku membungkus kota itu
    dalam dingin tak berkesudahan. Lalu menyembul dari ujung
    pelabuhan kota menjadi terang, terasa aman tatkala lelap
    tertidur di dalam pikiranku,
    selimut kabus nyaris tak berdenyut
    tertelan waktu yang mendengkur.

    Ustaz Sahzan
    sajak tentang alam semulajadi

    BalasPadam
  10. SEPASANG TANGAN

    sebentar tadi ada sepasang tangan
    katanya membawa serpihan
    jawaban teka-teki yang dipungut
    dari tepi tengah pinggir pedalaman
    ada yang terpasang rapi
    jika hidup bisa diputar kembali
    mudah sekali menemukan
    dimana kita berselisih jalan

    Jalal rafzee
    sajak simbolik sinis

    BalasPadam
  11. 1. Nabil QUldi berkata...

    HARU BIRU (TBD)

    Di bulan itu hujan yang terlambat
    awan berkumpul gelap ketika
    semua hampir datang
    Hari mulai menjadi malam
    aku berlari setengah jalan
    terdengar ada yang menegurku
    Waktu telah berlalu terus berpacu
    Seolah semua terlihat indah
    tapi sungguh begitu mengharu biru

    Oleh: Nabil Quldi
    sajak terkenang/7 Januari 2012 9:20 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra. Nabil Quldi muncul kembali walaupun sudah melangkah ke tempat ke empat gerbang final. Namun kali ini dengan sajak HARU BIRU. tema Cuma terkenang nampaknya. Pengucapannya adalah biasa, Cuma boleh diterima Mesejnya bagaikan baru tersedar hari-hari telah berlalu dalam kita masih bergelut memburu harapan . Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  12. 2. salam berkata...

    KASIH SEJATI (TBD)

    Aku melihatmu tersipu malu
    Tenggelam di kolam ketidaksadaran
    Di pinggir kolam kita bercanda
    Kita bermesra ketika itu
    Aku belajar mengenalmu
    Belajar mengerti dirimu
    satu hati mengingatkan
    ku kembali tentang indah cinta suci
    tentang hangat kasih sejati.

    Oleh: Salam
    sajak jiwa2/7 Januari 2012 9:22 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra. Salam muncul kembali menulis walaupun belum pernah melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak KASIH SEJATI . tema jiwa2 nampaknya. Pengucapannya menarik ada kemampuan. Mesejnya bagaikan memuja dan mencari sesuatu yang amat diharapkan . Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  13. 3. Vijay Kumar berkata...

    SESAL (TBD)

    mungkin ramai menyangka aku
    adalah manusia bahagia
    mendapat kebahagiaan tak pernah
    ku rasakan dalam kehidupan ini
    tetapi sesungguhnya aku adalah
    manusia paling malang di dunia ini,
    merasakan pahit manisnya penyesalan
    melalui kehidupan ini
    takkan ada seorangpun sanggup
    menanggung penderitaan yang kualami
    siang dan malam kurasakan derita jiwa yang tak henti
    untuk menghakimiku terhadap kesalahku
    tak henti terus mencambuk jiwa
    aku merasa sesalku tak pernah pergi
    sesalku tidak mungkin boleh hilang

    Oleh: Vijay Kumar
    sajak saya sama jugak dengan mr tan
    rasa risau tak ada lagi orang tolong/7 Januari 2012 9:27 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra. Vijay Kumar muncul kembali menulis walaupun hamper melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak SESAL . tema dilema nampaknya. Pengucapannya biasa sahaja. Mesejnya bagaikan menerima satu tamparan kekesalan dengan apa yang berlaku.. Maaf cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)-

    BalasPadam
  14. 4. Ziarah Makrifat berkata...

    GERIMIS DI KEPALA (LSS)

    ketika malam datang
    gerimis di kepala menggerayangi kulit
    yang kesepian juga
    di dalam kolam angan-angan
    seperti tanaman gelora tumbuh
    segar tersiram atau bergetar
    pada angin yang datang dan berlalu
    padahal semuanya hanya menguraikan
    gemuruh dada dengan telapak tangan
    jendela dibuka sebentuk teluk,
    beberapa perahu kecil
    di atas langit yang biru muda

    Oleh:Ziarah Makrifat
    sajak simbolik/7 Januari 2012 9:31 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Ziarah Makrifat walaupun dalam usia meniti senja tetapi masih mampu menulis dan pernah melangkah ke gerbang akhir. Namun kali ini dengan sajak GEREMIS DI KEPALA. tema simbolik Pengucapannya bersahaja walaupun kabur . Mesejnya memikirkan isu semas yang melanda tanah air dalam usaha perebutan kuasa. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  15. 5.Apek Liew berkata...

    SALIB (LSS)

    berlinang air mata saya
    ketika terik matahari
    daun berguguran di halaman gereja
    pada hari itu mau hujan
    saya lukiskan tanda salib
    ketika berbisik kepada tuhan
    di bawah naungan bulu mata
    terdapat janji diuntai rapi
    oleh bibir yang merekah
    membentuk huruf kata bernama doa

    Oleh: Apek Liew
    sajak wa buat sendiri ketika melawat gereja sama dengan anak wa di pulau pinang7 Januari 2012 9:34 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Apek Liew walaupun dalam kekalutan berpindah randah masih mampu menulis dan telah melangkah ke gerbang akhri sayembara. Namun kali ini dengan sajak SALIB . tema ziarah tempat ibadat . Pengucapannya bersahaja. Mesejnya mengambarkan tahun baru agar tuhan merastui perjalanan hidup baru bersama keluarganya.. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  16. 6. Lagenda Pulau berkata...

    MERINDUI MATAHARI (LSS)

    aku menggigil seperti ais
    meluncur di pembuluh darahku
    meski bulu selimut tebal ini
    membungkusku sampai mata kaki
    kerlip lampu dan langkah kaki-kaki
    meriah di bawah jalanan
    aku berhenti mencari hangat musik
    di tepi bayangan pohon plastik
    semacam ada dinding dingin beku
    negeri yang bukan rumahku
    kerana aku merindui matahari

    Oleh: Lagenda Pulau
    sajak ketika melancong ke kanada ketika melawat adik lelaki yg berlajar disana/7 Januari 2012 9:37 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra Lagenda Pulau walaupun dalam kekalutan masih mampu menulis dan belum lagi melangkah ke gerbang akhir. Namun kali ini dengan sajak MERINDUI MATAHARI . tema melancong Pengucapannya bersahaja tapi menarik. Mesejnya mengambarkan situasi diluar negara .Tetapi masih merindui negeri sendiri. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  17. 7. Ustaz Sahzan berkata...

    TERPAKU (TBD)-P

    Aku terpaku melihat burung
    penuhi udara bersama angin
    Tanganku hanya bisa melukis hujan.
    Degupku membungkus kota itu
    dalam dingin tak berkesudahan.
    Lalu menyembul dari ujung
    pelabuhan kota menjadi terang,
    terasa aman tatkala lelap
    tertidur di dalam pikiranku,
    selimut kabus nyaris tak berdenyut
    tertelan waktu yang mendengkur.

    Oleh: Ustaz Sahzan
    sajak tentang alam semulajadi/7 Januari 2012 9:40 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra. Ustaz Sahzan muncul kembali menulis walaupun masih juga belum hamper melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak TERPAKU. tema alam semulajadi saja. Pengucapannya bersahaja Mesejnya mengambarkan keadaan manusia dengan kehidupan seharian bersama alam semula jadinya. Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  18. 8. Jalal rafzee berkata...

    SEPASANG TANGAN (LSS)

    sebentar tadi ada sepasang tangan
    katanya membawa serpihan
    jawaban teka-teki yang dipungut
    dari tepi tengah pinggir pedalaman
    ada yang terpasang rapi
    jika hidup bisa diputar kembali
    mudah sekali menemukan
    dimana kita berselisih jalan

    Oleh: Jalal rafzee
    sajak simbolik sinis/7 Januari 2012 9:41 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra Jalal Rafzee walaupun dalam kekalutan masih mampu menulis dan hamper melangkah ke gerbang akhir. Namun kali ini dengan sajak SEPASANG TANGAN. tema sinis bersimbolik Pengucapannya bersahaja walaupun kabur . Mesejnya mengambarkan kecelaruan minda yang datang dari segenap pelusuk. Cuba mengkaburkan keadaan semasa.. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  19. SUNGAI ACHET NIBUNG TEBAL


    Dah mula marah ? Janji PKR banyak yang tidak ditunai. Hari ini, esok dan lusa cuma tinggal janji. kini sampai PRU13.

    Amarah mereka tidak akan memberi peluang yang kedua kali. Kini kembali kepangkuan BN semula.

    Thahnia! Orang Sungai Acheh!!!
    jangan biarkan kecelaruan minda berlaku lagi.

    BalasPadam
  20. Awas!
    Dengan janji orang number 2 PKR!


    Bila polis bagi persetujuan perhimpunan. Harap janji jangan tinggal janji dan syarat yang diber akan berterbangan. Soal pokok asal dapat buat perhimpunan!

    Orang ramai marah . mereka penyokong PKR bergembira.Polis pula yang tersepit ditengah2
    jikalau mereka gagal mengawal keadaan... Harap tidak berlaku!

    BalasPadam
  21. hadi jd mcm tu x dgr ckp mak dia

    BalasPadam
  22. akhir sekali hadi mati ke

    BalasPadam
  23. hadi ni dtg x bwk duit ke

    BalasPadam
  24. boleh hidpu lama ke hadi tu

    BalasPadam
  25. kisah benar ke en nuri

    BalasPadam
  26. hadi ni lepasan SPM ke

    BalasPadam
  27. sedih plak cerpen ni

    BalasPadam