Jumaat, 6 Januari 2012

27.KEKAL SELAMANYA





sayembara puisi Cr. ke final 


Aku ingin tahu apa rasa
beritahu aku nyanyian itu
lemparkan semua isi di benak 
biarkan sabar hanya lewat malam,
aku kembali tumpahkan semua kehampaan
tidak sadar sudah membicarakan risau
takutkan hidup abadi kekal selamanya 



Oleh: Tan Sri Yunus
sajak simbolik/21 November 2011 4:02 PTG






30 ulasan:

  1. SAYEMBARA PUISI CINTRANURI PUSINGAN KE 4 PEMENANG BULANAN 2011

    Tan Sri Yunus nasib kena undaian kumpulan maut munkin guru sastra agakanya. Apa pun sajak pendek anda hasil daya diri sendiri kali ini bertajuk: KEKAL SELAMANYA. Pengucapannya agak samar dan sukar di tangkap maksud , tema simbolik pada ungapannya. Sekadar andaian cuma: Mungkin ada sesuatu yang mungkin diketahui dari nyanyian yang didendangkan. Namun hati rasa engan mengetahui jauhkan dari benak yang merisaukan.kerana semuanya itu tidak abadi atau kekal selamanya.Harap maaf cuma disini saja penyertaan anda terpaksa berhenti (TK)

    BalasPadam
  2. SIRI 7.

    CERPEN BERTAJUK: PENGHIJRAH YANG PULANG OLEH: NURIMANJA.
    _____________________________________________________________________


    Tetapi bila Hadi sudah mula menerima wang gajinya dan mengenal sadikit sebanyak kehidupan di kota raya. Pengaruh keadaan telah menjemputnya keluar terutamanya malam minggu dihujung istirehat. Bersama kawan-kawan sebaya dengannya telah pun
    Menyelenap bermain embun jantan hingga ke hujung pagi.

    Kini pengaruh Bandar dan budaya morden begitu mencabar rasanubari alam kerumajaannya. Kekebalan keimanannya yang dibawa dari kampong nampanya kian terhakis, malah menjadi nipis dengan kelalaian dan keasyikan pukauan masa keadaan sekeliling.

    Solat lima waktu dulu yang tidak pernah ditinggalkan kini sudah mula menjadi bebelangan kucing, bertumpok-tumpok warna hitam dan putihnya. Hatinya yang dulu
    Bila mendengar azan akan segera ke masjid atau surau, kini bagai dirantai menjadi berat dan bertangguh-tangguh, malah utang qada solatnya kian bertambah.

    Hadi kini memang mulai lupa segala-galanya. Lupada pada ketentuan Allah, lupa lupa pada kampong halamannya, lupa pada janji yang dia lapaskan pada ibu tuanya, kini yang sedang menunggu pemberian wang gajinya yang tidak kunjung tiba. Kini segala-galanya tinggal janji, bila pengaruh kawan, pengaruh wang, pengaruh keadaan alam sekeliling menguasai dirinya.

    Di hujung bulan, bila wang penuh saku, hadi bagaikan terdorong untuk melakukan sesuatu, tanpa memekirkan baik buruk akan perlakuan dan perbuatannya itu. Hadi menjadi anak muda yang buas dan ganas di malam hari. Dia sering memburu kupu-kupu malam . Mengahabiskan masa di meja judi dan hiburan untuk mendapatkan rasa kepuasan.

    Akhirnya tanpa disedari wang yang diperolehi setiap bulan melalui titik keringatnya selama ini, habis mengalir dibelanjakan dan bertukar tangan pada jari-jari yang lembut, ghairah dan mempersonakan. Diam-diam telah membunuh kehidupan hadi di dalam dunia asyik dan melalaikan.

    Lantaran itulah semua janji-janji Hadi kepada ibu tuanya di kampong telah hanyut di
    telan masa dan dibawa arus hanyut ditengah gelombang keasyikan jiwa rumaja. Sedangkan ibunya tinggallah menanti dihujung sepi.

    Tidak ada siapa yang tahu kehidupan Hadi di Bandar yang angkuh dan sumbong itu, kecuali Madian teman se kampungnya yang mengajak dan mengajarnya mengenali arus kemordenan kehidupan di tengah bandaraya kuching.


    BERSAMBUNG ESOK

    BalasPadam
  3. MENJERAT SANG WAKTU

    aku ingin sekali
    menangkap langkah sang waktu
    memasang jerat tak terlihat
    di jalan yang biasa dilalui
    dengan hati bahagia
    pergi ke ruang gelap tak berpintu
    tak berjendela dingin dan hampa
    tak ada kehangatan tak ada senyuman
    bahkan aku menghantar waktu
    lalu pergi dengan diam membisu..

    Madah Pujangga
    sajak fantasi

    BalasPadam
  4. MENCARI JIWA

    bila aku mencari jiwa
    aku akan diam membatu
    bila mereka mendesak
    aku berlakon menangis merengek
    memohon dengan penuh kepiluan
    bila air mata tak tertahankan
    tak terbendung menitis diujung kaki
    pergi mencari jalan pulang
    memeriksa hati tak terlihatku
    mungkin sudah berhasil?

    Mozaire
    sajak pasrah

    BalasPadam
  5. KEREDHAAN ILHAI

    keinginan untuk menjumpai
    sama dengan keinginan burung, mengepakkan sayapnya
    keinginan untuk memandang
    sama dengan keinginan kelelawar, ingin bertemu malamnya
    keinginan untuk mendapatkan kasih sama dengan keinginan tanah kering
    tuk mendapatkan hujan
    kesedihanku saat ditinggalkan
    sama dengan kesedihan peladang yang kehilangan tanaman
    semua yang berkecamuk diri ini
    kupasrahkan pada kekuasaan
    keridhaan Illahi

    pak Ngah but
    sajak sedih

    BalasPadam
  6. BERJLAN BEBERAPA PENGGAL

    Aku berjalan di beberapa penggal
    Tak menyisakan apa apa
    Hanya tinggi rendah kudapati.
    Aku kembali ke awal berjalan lagi.
    Kali ini aku punya niat.
    Kujejaki satu anak tangga
    dengan penuh semangat
    Kuhafal keadaan kanan kiri.
    Aku coba mengatur detak jantung.
    Sedikit ilmu kumuntahkan
    Merasakan beberapa detik
    bunyi nyaring berlari.

    Datuk Borhan
    sajak simbolik

    BalasPadam
  7. KATAK MELONCAT

    Kini aku diatas dan meloncat jauh. Seperti kodok lincah dan sehat.
    Di tiang atas aku berlagak.
    Lalu kurangkai jejakku terdahulu.
    Coba resapi dalam-dalam.
    Didepan tak ada jalan.
    Aku lihat hanya lubang ternganga
    Kujatuhkan fikirku kesana
    Hasilnya detakku kembali berlagu.
    Hanya satu yang kutahu.
    Dengung panjang tak berarti pulang.

    Pak Awang
    sajak sinis

    BalasPadam
  8. PERGI

    bila saat kau pergi aku pastikan
    langkahmu adalah tepat
    adakah aku sanggup menghadapi hari-hari tanpa kamu
    kini jejakmu telah hilang,
    di telan banjir yang besar
    saat kau lambai tanganmu terakhir
    apakah mimpi aku tetap berarti
    walau engkau telah menghilang
    di gelapnya malam?
    hilang sudah punca kemenanganku
    aku tak pernah mengharapkan
    kau kembali mengajarku
    kerana aku tahu kau takkan kembali

    Mr Tan
    sajak sy buat sendiri sbb itu kiyai abdul prayogo sudah mati msa jatuh parit msa naik itu moto masa hujan lebat malam tahun baru

    BalasPadam
  9. NURUL AIN

    aku begitu rindunya
    sang Maha pada Kekasih
    hingga kau tercipta dengan cahayamu
    ya habibi lengkaplah cinta
    junjungan semesta buah hati cahaya
    tak ada lebih dicintaiNya sejatinya
    jika bukan karena Engkau
    alam ini tak pernah ada
    salam untukMu, Ya, nurul ain

    Ustaz Nasarudin
    sajak ketuhanan

    BalasPadam
  10. SINAR DALAM HATIKU

    terkaparku hingga terpaksa
    menatap cakrawala dalam kelam
    kucari pelita tengantung di langit
    tapi tidak ada bintang
    tak ada kurasakan desiran angin
    yang menghidupkan harapan.
    dunia ini telah sepi
    seakan sudah memberi tanda cemas
    Aku diam hingga kutemukan
    sebuah sinar dalam hatiku,

    Zainal Arifin
    sajak misteri

    BalasPadam
  11. 1 Madah Pujangga berkata...

    MENJERAT SANG WAKTU (TBD)

    aku ingin sekali
    menangkap langkah sang waktu
    memasang jerat tak terlihat
    di jalan yang biasa dilalui
    dengan hati bahagia
    pergi ke ruang gelap tak berpintu
    tak berjendela dingin dan hampa
    tak ada kehangatan tak ada senyuman
    bahkan aku menghantar waktu
    lalu pergi dengan diam membisu..

    Oleh Madah Pujangga
    sajak fantasi 7 Januari 2012 12:49 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra. Madah Pujangga muncul kembali menulis walaupun masih juga hamper melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak MENJERAT SANG WAKTU. tema alam fantasi nampaknya. Pengucapannya agak luar dugaan Mesejnya bagaikan mencari kehilangan sesuatu yang amat diharapkan . Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)-

    BalasPadam
  12. 2 Mozaire berkata...

    MENCARI JIWA (TBD)

    bila aku mencari jiwa
    aku akan diam membatu
    bila mereka mendesak
    aku berlakon menangis merengek
    memohon dengan penuh kepiluan
    bila air mata tak tertahankan
    tak terbendung menitis diujung kaki
    pergi mencari jalan pulang
    memeriksa hati tak terlihatku
    mungkin sudah berhasil?

    Oleh Mozaire
    sajak pasrah7 Januari 2012 12:51 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Sdra. Mozaire muncul kembali menulis walaupun masih juga belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak MENCARI JIWA. tema pasrah nampaknya. Pengucapannya agak mengelirukan , masih perlu mencari kekuatan sebenar Mesejnya mengharubirukan pembaca dengan apa yang hendak diucapkan. . Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  13. 3 pak Ngah but berkata...

    KEREDHAAN ILHAI (TBD)-P

    keinginan untuk menjumpai
    sama dengan keinginan burung,
    mengepakkan sayapnya
    keinginan untuk memandang
    sama dengan keinginan kelelawar,
    ingin bertemu malamnya
    keinginan untuk mendapatkan kasih
    sama dengan keinginan tanah kering
    tuk mendapatkan hujan
    kesedihanku saat ditinggalkan
    sama dengan kesedihan peladang
    yang kehilangan tanaman
    semua yang berkecamuk diri ini
    kupasrahkan pada kekuasaan keridhaan Illahi

    Oleh Pak Ngah but
    sajak sedih Januari 2012 12:54 PTG


    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Pak Ngah But kini muncul kembali menulis walaupun masih juga hamper melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak KEREDAHAAN ILAHI. tema sedih nampaknya. Pengucapannya semacam perumpamaan Mesejnya bagaikan kehilangan sesuatu yang disayangi. Nampaknya terpaksa pasrah kepada yang maha berkuasa. Tertewas dengan sajak NURUL AIN. Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)-P

    BalasPadam
  14. 4 Datuk Borhan berkata...

    BERJALAN BEBERAPA PENGGAL (LSS)

    Aku berjalan di beberapa penggal
    Tak menyisakan apa apa
    Hanya tinggi rendah kudapati.
    Aku kembali ke awal berjalan lagi.
    Kali ini aku punya niat.
    Kujejaki satu anak tangga
    dengan penuh semangat
    Kuhafal keadaan kanan kiri.
    Aku coba mengatur detak jantung.
    Sedikit ilmu kumuntahkan
    Merasakan beberapa detik
    bunyi nyaring berlari.

    Oleh Datuk Borhan
    sajak simbolik7 Januari 2012 12:57 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Datuk Borhan walaupun dalam kekalutan masih mampu menulis dan hamper melangkah ke gerbang akhir. Namun kali ini dengan sajak BERJALAN BEBERAPA PENGGAL . tema simbolik Pengucapannya bersahaja walaupun kabur . Mesejnya seperti mengambarkan cuba mengatur langkah baru setelah percubaan yang lalu masih buntu. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  15. 5 Pak Awang berkata...

    KATAK MELONCAT (TBD)

    Kini aku diatas dan meloncat jauh.
    Seperti kodok lincah dan sehat.
    Di tiang atas aku berlagak.
    Lalu kurangkai jejakku terdahulu.
    Coba resapi dalam-dalam.
    Didepan tak ada jalan.
    Aku lihat hanya lubang ternganga
    Kujatuhkan fikirku kesana
    Hasilnya detakku kembali berlagu.
    Hanya satu yang kutahu.
    Dengung panjang tak berarti pulang.

    Oleh Pak Awang
    sajak sinis7 Januari 2012 12:59 PT


    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat Pak Awang kini muncul kembali menulis walaupun masih juga belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak KATAK MELOMPAT tema sinis. Pengucapannya agak kabur dan mengelirukan, sebaiknya elakan dari perkataan yang telah berlaku pada sajak sebelum ini, perahu–sampan. hati-sukma. katak-kodok. Mesejnya gagal untuk kami menangkapnya .mungkin buat mereka yang mengerti saja. . Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  16. 6 Mr Tan berkata...

    PERGI (LSS)

    bila saat kau pergi aku pastikan
    langkahmu adalah tepat
    adakah aku sanggup menghadapi
    hari-hari tanpa kamu
    kini jejakmu telah hilang,
    di telan banjir yang besar
    saat kau lambai tanganmu terakhir
    apakah mimpi aku tetap berarti
    walau engkau telah menghilang
    di gelapnya malam?
    hilang sudah punca kemenanganku
    aku tak pernah mengharapkan
    kau kembali mengajarku
    kerana aku tahu kau takkan kembali

    Oleh Mr Tan
    sajak sy buat sendiri sbb itu kiyai abdul prayogo sudah mati msa jatuh parit msa naik itu moto masa hujan lebat malam tahun baru 7 Januari 2012 1:06 PTG


    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat sdra Mr Tan walaupun telah melangkah ke gerbang akhir. kali ini muncil lagi dengan sajak PERGI. tema kehilangan sifunya. Pengucapannya ternyata benar . Mesejnya menyayat hati. Orang yang akhrab menaikan namanya telah kembali ke pangkuan Ilahi..Semoga rohnya kiyai abdul prayogo dicucuri rahmat oleh Allah swt. Amin. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  17. 7 Ustaz Nasarudin berkata...

    NURUL AIN (LSS)

    aku begitu rindunya
    sang Maha pada Kekasih
    hingga kau tercipta dengan cahayamu
    ya habibi lengkaplah cinta
    junjungan semesta buah hati cahaya
    tak ada lebih dicinta sejatiNya
    jika bukan karena Engkau
    alam ini tak pernah ada
    salam untukMu, Ya, nurul ain

    Oleh Ustaz Nasarudin
    sajak ketuhanan7 Januari 2012 1:08 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat sdra Ustaz Nasarudin walaupun dalam kesebukan masih mampu menulis dan belum melangkah ke gerbang akhir. Namun kali ini dengan sajak NURUL AIN . tema ketuhanan Pengucapannya bagaikan pemujaan . Mesejnya seperti mengambarkan kepada dua cahaya di antara Allah dan kekasihnya rasul pilihan membawa rahmat sekelian alam.. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  18. 8 Zainal Arifin berkata...

    SINAR DALAM HATIKU (LSS)

    Aku terkapar hingga terpaksa
    menatap cakrawala dalam kelam
    kucari pelita tengantung di langit
    tapi tidak ada bintang yang menyapa
    malah tidak kurasakan desiran angin
    bagi menghidupkan satu harapan.
    malah, aku rasakan dunia ini terlalu sepi
    seakan sudah memberi tanda cemas
    Aku terpaku sehingga kutemukan
    sebuah sinar dalam benak hatiku,

    Oleh Zainal Arifin
    sajak misteri
    SAYEMBARA PUISI CITRASA NURI SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat sdra Zainal Arifin walaupun dalam kesebukan masih mampu menulis dan belum melangkah ke gerbang akhir. Namun kali ini dengan sajak SINAR DALAM HATIKU. tema misteri. Pengucapannya ada perbidalan. Mesejnya seperti mencari sesuatu yang diluar dugaan, sehingga yang ditemui dalam hatinya sendiri. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  19. Nurimanja: Jangan libatkan diri anda dengan kecelaruan minda bawakan berastakfar ingat kpd Allah benarkah kerja kita?

    Petekan Peringatan: En nuri.

    BalasPadam
  20. Awas dengan doktor komputer!

    Di Bayan Baru selalu nampak baik
    lembut cakap , sudahlah mahal services.

    Silap gaya lain yang rosak, lain pula yang dia ganti. malah kena
    tukar pula barang di dalam.

    Sepatutnya kena format saja. dia reka yang ini rosak yang itu rosak
    kena bayar lebih!

    BalasPadam
  21. Sekarang zaman main duit sahaja.

    Tayar kereta dulu seratus atau seratusdua puluh boleh dapat tayar biasa saja.

    Hari hujung tahun dia kata dah naik.
    sebiji saja RM160. sepasang tiga ratus lebih. itu baru tayar saiz kecil....

    BalasPadam
  22. Begitu juga makanan!

    Tak main sekupang dua. cuk kodok
    pun tiga ketul seringgit.

    Tapi hairan ramai juga yang niaga
    bungkus pasar malam.

    Siapa yang tertekan? Orang kaya
    cara tertekan orang kaya , si miskin jadi papa kedana tertekan. Itu yang berlaku cerai berai habis ...

    BalasPadam