Rabu, 4 Januari 2012

25.KU INGIN



 
 Sayembara puisi Cr.

Ingin kutawarkan diriku
Namun tak mampu kubahasakan
Ingin kubasuh air mata
Kutakut menangis lebih lantang
Ingin kuteduhi dengan perlindungan
Kutakut berlari menjauh rahasiaku terbungkus rapi
Kutertawa saat berjauhan
Kutermangu saat cantik merona dunia
Kutertegun saat kau terlalu indah
Indah yang tak ingin kucela
Walau tak terucap kuingin
sampaikan pesan dalam bunga
Bahwa ku merasa indah dunia cinta     



Oleh: Bob Kuli
sajak terkenang/22 November 2011 2:14 PTG




30 ulasan:

  1. SAYEMBARA PUISI CINTRANURI PUSINGAN KE 4 PEMENANG BULANAN 2011

    Sdra. Bob Kuli masih dengan sajak terkenang kemasa dahulu. Kali ini bertajuk: KU INGIN. Pengucapannya bagai lantunan irama boria, tema semacam ada kenangan ,mungkin kisah lama agaknya, sewaktu alam rangmuda punya biasa, bagaimana ingin memuja dan menilai harga sebuah atau erti indahnya dunia cinta. Pastinya ada penyakit jiwa2 juga nampaknya. Harap maaf cuma disini saja penyertaan anda terpaksa berhenti (TK)

    Qalam.

    BalasPadam
  2. CERPEN BERTAJUK: PENGHIJRAH YANG PULANG OLEH: NURIMANJA.
    _____________________________________________________________________
    SIRI 5.


    “Jadi , kau memang hendak pergi juga ke Bandar itu ?” Tanya ibunya lagi untuk mendapatkan kepastian.

    “Ya mak! Hadi nak pergi juga mak, Hadi pergi bukan untuk bermain, tapi nak cari kerja,” jawab Hadi, agak meninggikan sikit suaranya itu.


    Ibunya tahu sikap semula jadi Hadi, kedegilan sukar diubati bagai mewarisi sikap aruah bapanya dahulu. Terlalu sukar dibawa berunding dan berbicara, malah kata-katanya pantang pula dihalang atau disangah. Ibu Hadi faham sangat.


    “Dikampung ini juga banyak kerja yang kau boleh buat, Cuma tangan kau saja yang tak terdaya,” Bujuk ibunya lagi dengan memberi alas an yang logic.

    “Kerja dikampung ini lain mak. Kerja di Bandar itu pula lain, di kampong Hadi kerja sendiri, sedangkan di Bandar itu Hadi mahu makan gaji mak, dibayar wang tiap bulan, wangnya pun Nampak terkumpul,di kampong ini bekerja wangnya tak Nampak habis begitu saja buat belanja harian,” Bantah Hadi.


    “ Kalau begitu , kau cubalah, jika kau tidak terdaya atau susah hidup di Bandar itu, eloklah kau pulang semula ke kampong ini, jangan pula kau rasa pula,” kata ibunya bagai sinis bunyi


    “Hadi akan cuba mak, nak harapkan kerja di kampong ini Cuma bergantung harap pada padi masak, menangkap ikan berasa duit yang hendak dapat, ikan di parit pun habis kena racut rumput ramai, saya cuba mak, ikut madian ke Bandar, walaupun kerja sebagai buruk kontrak,” jawab Hadi panjang lebar.

    Ibunya terdiam seketika, Dia amat tahu sewaktu kecil dahulu kalau dia tidak dapatkan sesuatu, mukanya merah, dia akan menangis dan menghentakkan kakinya ke lantai, bebai dan meraung sekuat hatinya.

    “Terpulanglah pada kau, mak cuma mengingatkan kau saja,” Kata ibunya tanpa menyambut kata-katanya lagi.

    BERSAMBUNG ESOK.
    SIRI 6.

    Oleh: Nurimanja.

    BalasPadam
  3. MENYALA

    selalu sekantung rindu olehku gemerisik air berderai
    sambut kedatanganku
    tumpah segala kisah
    kusampaikan dalam dialog bisu
    tanpa air mata di hela nafas lingkaran awan pelangi
    berjaga di atas kepala
    ketika kutinggalkan tempat ini
    meninggalkan rindu kubiar menyala

    Abang
    sajak ketika pulang di kampung halaman

    BalasPadam
  4. DENGUNGAN

    istirahat abadi adalah lagu
    yang sampai di tepi jalanan
    lantas menghilang perlahan
    tak pernah kembali
    kita hanya bisa mendengar dengung yang tertinggal di sini

    Karim Ghani
    sajak simbolik

    BalasPadam
  5. SAMPAI SATU KETIKA

    Sampai Suatu ketika
    bila kutemukan kebijaksanaan
    ku berdiam sederhana di balik luka
    ia bersemi di atas telaga jiwa
    senyumannya nyata memberikan
    cinta sesungguhnya kepadaku

    Petualang Tiga
    sajak jiwa2

    BalasPadam
  6. AKHIRNYA AKU BERHIJRAH

    akhirnya ku memilih berhijrah
    kecewanya aku bercampur lelah
    geram dan amarah dan dendam
    ku biarkan matahari menyengat
    meski pernah ia terbakar
    sesudah itu tiada berarti
    tapi aku masih pedulikan mereka
    walaupun jiwaku selalu kosong
    disana dan terasa di abaikan

    Nahul Hidzar
    sajak ketika malam tahun baru sy berpindah di bayan baru

    BalasPadam
  7. LAYAR PATAH

    tolong jangan sekarang
    jarum cemas menikam nadi
    pintu kami tertutup dan takkan
    menerima lagi sebarang pertanyaan
    kepasrahan kami telah diperbodohkan
    serupa layar yang patah di lautan

    Raja Muda
    sajak kekecewaan ayahanda sy terhadap golongan pembangkang

    BalasPadam
  8. KAKI TERJUNGKAL

    ketika kaki terjungkal
    di batu feringgi pada hati itu
    pada mulanya tak kelihatan
    tapi di akhir hari baru ku temui
    pertama yang ku cari
    jalan ke utara pada hari itu
    pembuka kehidupan baru bagiku.
    hatiku terjatuh di utara
    lalu besarlah ia
    sebagai cahaya terang abadi
    dalam gelapnya lukisan hati ini

    Bob Kuli
    sajak bila hati sy terpaut kepada janda anak mami di pulau pinang insyaallah 2 minggu lagi sy akan berkhwin

    BalasPadam
  9. MERAH DAN UNGU

    Merah dan ungu pada hari itu
    alunan ombak menghiasi pandanganku
    Seakan berbicara padaku
    Lewat angin meniup tanganku
    tujuan hidupku ada digenggamanku
    melodi burung senja
    terbang melintasi dunia
    Enaknya mereka bisa terbang
    dan memiliki sayap sendiri

    Ustaz Mahfuz
    sajak keindahan alam

    BalasPadam
  10. SIMPAN AIR MATA

    ku lihat mata dari sisi
    tapi dimana ia tiada
    meninggalkan kelelahaan di antara jumputan tajam sebuah hasutan
    meragu memutar lidah
    memetik dalam kekangan
    meluruh menahan butir darah menetes dari telinga..
    menenempuh kebodohan
    meluncur deras dari kejauhan
    aku tersenyum terbahak menahan kegetiran tak kunjung memapah
    cahaya menggema menciptakan debu
    waktu tersisa menyimpan air mata

    Haji Abkam
    sajak sinis

    BalasPadam
  11. 1. Abang berkata...

    SEKANTUNG RINDU MENYALA (LSS)

    sering kali aku pulang
    sebab digoda sekantung rindu
    bersama gemerisik air berderai
    sambut kedatanganku
    tumpah segala kisah lama
    kusampaikan dalam dialog bisu
    tanpa air mata di hela nafas
    lingkaran awan pelangi
    berlegar di atas kepala
    ketika kutinggalkan tempat ini
    sekantung rindu kubiar menyala

    Oleh: Abang
    sajak ketika pulang di kampung halaman/6 Januari 2012 2:28 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRARASA SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat sdra Abang walaupun dalam kesebukan masih mampu menulis dan belum melangkah ke gerbang akhir final. Namun kali ini dengan sajak SEKANTUNG RINDU tema rindu kampung halaman Pengucapannya bersahaja tidak . Mesej melepas rindui yang terkantung dibiarkan begitu lama kini menyala semulasetelah berpisah sekian lama.? . Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  12. 2.Karim Ghani berkata...

    DENGUNGAN (TBD)-P

    istirehat abadi adalah lagu
    yang sampai di tepi jalanan
    lantas menghilang perlahan
    tidak pernah kembali lagi
    kita hanya bisa mendengar
    dengung yang tertinggal di sini.

    Oleh: Karim Ghani
    sajak simbolik/6 Januari 2012 2:30 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRARASA SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS
    Buat Cikgu Karim Ghani kini muncul kembali menulis walaupun masih juga belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak DENGUNGAN tema simbolik tidak dinyatakan penerangan.Pengucapannya agak kabur mesejnya sukar dibuat andaian sebenar Kisah budak2 berdengung ke? .. Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)-P

    BalasPadam
  13. 3. Petualang Tiga berkata...

    SAMPAI SATU KETIKA (TBD)

    Sampai suatu ketika
    bila kutemukan kebijaksanaan
    ku berdiam sederhana di balik luka
    ia bersemi di atas telaga jiwa
    senyumannya nyata memberikan
    cinta sesungguhnya kepadaku

    Oleh: Petualang Tiga
    sajak jiwa2/6 Januari 2012 2:32 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRARASA SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS
    Buat sdra Petualang Tiga kini muncul kembali menulis walaupun masih juga belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak SAMPAI SATU KETIKA tema jiwa2 Apa pun cerita biasa dalam kehidupan orang muda . Pengucapannya boleh diterima . mesejnya mengaharapkan satu perubahan dalam kehidupan yang dialaminya. Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  14. 4 Nahul Hidzar berkata...

    .AKHIRNYA AKU BERHIJRAH (TBD)

    akhirnya ku memilih berhijrah
    kecewanya aku bercampur lelah
    geram dan amarah dan dendam
    ku biarkan matahari menyengat
    meski pernah ia terbakar
    sesudah itu tiada berarti
    tapi aku masih pedulikan mereka
    walaupun jiwaku selalu kosong
    disana dan terasa di abaikan

    Oleh: Nahul Hidzar
    sajak ketika malam tahun baru sy berpindah di bayan baru/6 Januari 2012 2:35 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRARASA SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS
    Buat sdra Nahul Hidzar kini muncul kembali menulis walaupun masih juga belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak AKHIRNYA AKU BERHIJRAH tema berpindah nampaknya..Apa pun cerita biasa dalam kehidupan manusi . Pengucapannya bolehlah diterima . mesejnya ingin berdikari dengan satu perubahan dalam kehidupan sehariannya. Maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  15. 5. Raja Muda berkata...

    LAYAR PATAH (LSS)

    tolong jangan sekarang
    jarum cemas menikam nadi
    pintu kami tertutup dan takkan
    menerima lagi sebarang pertanyaan
    kepasrahan kami telah diperbodohkan
    bagaikan layar yang koyak
    Bersama tiang yang patah di lautan.

    Oleh: Raja Muda
    sajak kekecewaan ayahanda sy terhadap golongan pembangkang/6 Januari 2012 2:38 PTG

    BICARA RENGKAS

    Buat Raja Muda walaupun pernah melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak ayahndanya bertajuk: LAYAR PATAH tema rasa kecewa .Apa pun. pengucapannya bersahaja. Mesejnya berbau amaran buat mereka yang telah mempermainkan kuasa yang diberi untuk kepentingan agenda mereka tersendiri. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  16. 6. Bob Kuli berkata...

    KAKI TERJUNGTAI (TBD)

    ketika kaki terjungtai
    di batu feringgi pada hari itu
    pada mulanya tak kelihatan
    tapi di akhir hari baru ku temui
    pertama yang ku cari
    jalan ke utara pada hari itu
    pembuka kehidupan baru bagiku.
    hatiku tertambat di utara
    lalu besarlah ia
    sebagai cahaya terang abadi
    dalam gelapnya lukisan hati ini

    Oleh: Bob Kuli
    sajak bila hati sy terpaut kepada janda anak mami di pulau pinang insyaallah 2 minggu lagi sy akan berkhwin/6 Januari 2012 2:44 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRARASA SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat sdra Bob Kuli kini muncul dengan berita gembira masih juga belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak KAKI TERJUNTAI temakegembiraannampaknya ..Apa pun cerita biasa dalam kehidupan orang muda bertemu jodoh atau pasangan hidup . Pengucapannya boleh diterima . mesejnya mengaharapkan satu perubahan dalam kehidupan yang selama ini begitu menyeksakan mencari pasangan. Apa pun Selamat! Harap maaf .cuma disini terpaksa berhenti! (TBD)

    BalasPadam
  17. 7. Ustaz Mahfuz berkata...

    MERAH DAN UNGU (LSS)

    Merah dan ungu pada hari itu
    alunan ombak menghiasi pandanganku
    Seakan berbicara bersama denganku
    Lewat angin meniup tanganku
    tujuan hidupku ada digenggamanku
    melodi burung camar senja
    terbang melintasi dunia
    Enaknya mereka bebas terbang
    dan memiliki sayap sendiri

    Oleh: Ustaz Mahfuz
    sajak keindahan alam/6 Januari 2012 2:47 PTG

    BICARA RENGKAS

    Buat sdra Ustaz Mahfuz walaupun dalam kekalutan mengajar masih mampu menulis dan belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak MERAH DAN UNGU tema rasa keindahan alam .Pengucapannya bersahaja . mesej bagi mengingatkan untuk haiwan nakis yang bernama manusia patut bersyukur dengan apa yang ada diberikan Allah swt.Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  18. 8. Haji Abkam berkata...

    SIMPAN AIR MATA (LSS)

    ku lihat mata dari sisi
    tapi dimana ia tiada
    meninggalkan kelelahaan
    di antara jumputan tajam
    sebuah hasutan
    meragu memutar lidah
    memetik dalam kekangan
    meluruh menahan butir darah
    menetes dari telinga..
    menenempuh kebodohan
    meluncur deras dari kejauhan
    aku tersenyum terbahak menahan kegetiran
    tak kunjung memapah
    cahaya menggema menciptakan debu
    waktu tersisa menyimpan air mata

    Oleh: Haji Abkam
    sajak sinis/6 Januari 2012 2:50 PTG

    SAYEMBARA PUISI CITRARASA SARINGAN AHLI DAN PENJAGA BLOG 2012

    BICARA RENGKAS

    Buat sdra Haji Abkam walaupun dalam keresahan masih mampu menulis dan belum melangkah ke gerbang final. Namun kali ini dengan sajak MENGKHIANTI SEMUA tema sinis.dengan mesej mengingatkan. Apa pun. Pengucapannya buat mereka yang masih hidup dalam kecelaruan mindayang kian tenat dan parah.. Layak untuk sayembara seterusnya (LSS)

    BalasPadam
  19. TELINGA FIKIRANKU

    ini lautan awan atau darah
    bergumpal-gumpal bergulung-gulung
    berbentuk menggemuruh seram
    jauh ciptaan itu menjelma bayang
    tak tergambarkan wujud tak terkata
    apa di sana ada tumpah cahaya
    mata yang membuka perlahan,
    silau terang dari kelopak malam
    langsung terjebak di gelora lukisan
    meski guruhnya tetap tinggal
    di genderang telinga pikiranku

    Prof Naquib
    sajak sinis

    BalasPadam
  20. SEPANJANG SUNGAI

    jalan sejarah yang lelah
    entah bau harum dari genting
    di atas gunung kubelai masa lalu
    dengan ragu-ragu payungi aku
    langit kelabu serta
    kota ini menjelma nyata
    di hampar mata sedang fantasiku tertelan di halaman yang berlayar di atas perahu sepanjang sungai


    Hadi hamzah
    sajak fantasi

    BalasPadam
  21. MENGHELA NAFAS

    aku menghela nafasku ke puisi
    denyut jantungnya terus ke ilusi
    bermakna desir hatiku syair
    mimpi tidurku kisah sajak
    semua terukir di udara
    matahari cinta membara peristiwa
    samudera bahasa dari sana
    lahir yang menyebar
    mencari di pantai-pantai

    tetamu malam
    sajak fantasi

    BalasPadam
  22. TANAH AWAN PUTIH

    di atas dataran yang kudatangi.
    Ayahku langit, Ibuku bumi
    Tujuh bersaudara kami semua.
    Aku penguasa hutan
    kakakku angin, adikku hujan.
    andai kubisa bertutur kata
    Di tanah awan putih ini
    aku mengenang seluruh saudaraku.
    Irama kami berpadu
    biarpun mati dan hidup kembali.
    Nyawaku berdiam di lumut batu

    Nuri Jaguh
    sajak dari saudara sebelah isteri sy berasal dari jawa saya pun tak tahu sajak apa ni? tinggi sgt puitis dia..

    BalasPadam
  23. BEBASKAN ANUAR

    singgah kedai kopi dapat cerita hangat bualan ramai
    pertembungan dua puak
    ternyata sama sahaja rupa
    rambut hitam warna kulit tak beza
    bila disebut pasal parti
    bezanya sangat ketara
    si muda kudrat hebat
    bersuara penuh lantang
    seru semua berkumpul secara aman
    katanya tak ganggu orang ramai
    cuma berhimpun ramai-ramai
    tapi mengapa harus berkumpul
    itu jadi perhimpunan haram
    kita mesti pelihara keamanaan

    Badrolshah
    sajak politik

    BalasPadam
  24. BERIKAN KU WAKTU

    Kau Beriku waktu
    mengingatMu disaat ku ragu
    Saat kukeliru langkah
    kakiku dijalan hitam
    Akankah kumampu hadir diaras-Mu semua dosaku bergelimang diraga
    ku minta tolong bakar
    sisa nafas masa lalu kemudian rangkai rembulan diufuk timur
    tak perlu takut akan akhir
    semua jadi bahagia kerana
    yang tertutupi akan terlihat

    Gelora Maya
    sajak keinsafam

    BalasPadam
  25. DEWA BERTANYA

    tak ada samar yang ada
    hanya terikan bernyanyi
    dewa bertanya dalam mimpiku
    aku menjawab tapi bisu kelu bibirku
    bukan berontak tapi tak kuasa
    aku pada dunia ini
    pada janjinya aku bariskan awan
    hitam didepan kemudian putih
    agar ku susun cerita diujung senja
    agar dapat ku berikan
    kepada penguasa abadiku ini

    Ravi Ramachandran
    sajak ketika mengalami mimpi agak misteri

    BalasPadam
  26. Embun Pagi Hari

    Butiran embun dipagi hari
    Menyejukan isi relung hati
    Mendamaikan jiwa raga ini
    Tetesan embun dipagi ini
    Mengalir mengisi kedalam jiwa
    Terungkap akan makna suatu erti
    Hati ini dan kasih belajar
    hargai makna hidup setiap detik waktu telah dijalani…..
    Butiran tetes embun penyejuk sukma
    pendamai jiwa kedamaian
    yang ada didalam hati

    En Sanusi
    sajak nasihat

    BalasPadam